GERAKAN AYO CUCI TANGAN SERENTAK MERIAHKAH HUT PPNI KE-43 DI BIREUEN

BIREUEN(HUMAS) Geraakan ayo cuci tangan yang Serentak dilaksanakan di seluruh indonesia hari ini merupakan serangkaian kegiatan peringatan hari jadi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang ke-43, Acara turut dihadiri Sekda Bireuen Ir Zulkifli SP, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen Dr Amir Addani M.Kes, Ketua Gadar Medik Jakarta Ners Katrawi M.Kes, 590 orang perawat, 24 Dewan Pengurus Komisariat (DPK), 50 mahasiswa Akademi Keperawatan Muhammadiyah, 54 siswa SD dari 17 kecamatan, 18 guru UKS serta 70 tamu undangan dari berbagai komponen masyarakat, yang berlangsung dihalaman Kantor Dinas Kesehatan Kabuptn Bireuen, Jumat (17/3).

Dalam pidatonya Bupati Bireuen H Ruslan M Daud dalam hal ini diwakili Sekda Ir Zulkifli SP menyampaikan penyelenggaraan upaya kesehatan oleh bangsa Indonesia untuk mencapai peningkatan derajat hidup sehat bagi setiap penduduk adalah merupakan hakikat pembangunan kesehatan yang termuat didalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) dan Bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan nasional, maka oleh karena itu, Sebagai salah satu komponen bangsa, PPNI di usia yang menginjak 43 tahun kembali menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, dengan cara mengingatkan masyarakat untuk membiasakan cuci tangan sesuai dengan himbauan WHO dan UNICEF.

” Kesehatan merupakan karunia Allah dan hak manusia yang sangat berharga, sekaligus merupakan faktor penentu utama Indeks Pembangunan Bangsa, selain faktor pendidikan dan pendapatan” ujarnya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen Dr Amir Addani M.Kes menjelaskan, HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke-43 kali ini bertemakan Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat merupakan sebuah bentuk langkah kepedulian bagi perawat maupun tenaga medis terhadap kesadaran masyarakat peduli akan kesehatan.

“momentum ini sebagai bentuk pengabdian perawat kepada masyarakat, perawat ingin mengajak masyarakat lebih sadar dengan mereka telah menyelamatkan hidup mereka sendiri dan orang lain serta mencegah berbagai kuman yang ada di tangan berpindah ke tempat orang lain” jelasnya

Ia menambahkan, akegiatan ini juga mampu menjadi satu bentuk pendekatan tenaga kesehatan, khususnya perawat kepada masyarakat dalam hal mencapai masyarakat yang sehat(duta) ..

Download File